MAKALAH VALUASI / NILAI SUMBER DAYA ALAM HAYATI
UNTUK PEMBANGUNAN
Makalah ini dibuat Untuk memenuhi
tugas mata kuliah
Ilmu Alamiah Dasar
Yang dibina oleh Ir Tamar Mustari,
MS
Oleh Kelompok 10
DARNO UFATMA 15 - 310 - 025
DEVITA 15 - 310 - 028
WA ODE SARAS VINANTI AZ-ZAHRA 15
- 310 - 032
MULIADI
D. ATASAN 15 -
310 - 029
ARDIN DASRI 15 -
310 - 030
HANIVA 15 -
310 - 026
ELSA RAHAYU WIDODO 15
- 310 - 027
PROGRAM STUDI MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS DAYANU IKHSANUDDIN
BAUBAU
2016
KATA PENGANTAR
Puji
syukur Kita panjatkan kehadirat Allah SWT, Karena atas limpahan rahmat, Karunia
dan Kesehatan yang diberikan Kepada penulis sehingga penuis dapat menyelesaikan
Makalah ini sebelum waktunya. Adapun tujuan dari Makalah Ini adalah untuk
memenuhi tugas Mata Kuliah “Ilmu Alamiah Dasar” Yang di bimbing Oleh Bapak Ir
Tamar Mustari, MS. Sesuai dengan judul Makalah yang Diberikan yaitu “Valuasi
/ Nilai Sumber Daya Alam Hayati Untuk
Pembangunan” adapun isi dalam makalah Kami ini Banyak membahas pengaruh sumber
daya alam untuk pembangunan ekonomi.
Terima
Kasih Pula Kepada Rekan-rekan yang sudah membantu dan mendukung dalam penulisan
makalah ini, Kamipun sangat menyadari bahwa makalah kami ini jauh dari kesempurnaan
untuk itu kritik dan saran dari pembahaca sangat kami utamakan guna memperbaiki
makalah kami kedepannya.
Akhir kata,
semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua.
Baubau, Juni 2016
Kelompok 10
DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL......................................................................................... I
KATA PENGANTAR ........................................................................................ II
DAFTAR ISI ....................................................................................................... III
BAB I
PENDAHULUAN
A. Pendahuluan ........................................................................................ 1
B. Maksud dan Tujuan .............................................................................. 1
C. Rumusan Masalah ............................................................................... 2
D. Tujuan Penulisan.................................................................................. 2
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Sumber daya Alam ......................................................... 3
B. Sumber Daya Alam Bagi Pertumbuhan Ekonomi .......................... 3
C. Peran dan fungsi SDA hayati
terhadap
pembangunan ekonomi ...................................................................... 6
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan ............................................................................................ 9
B. Saran ....................................................................................................... 9
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Sumber daya alam adalah unsur lingkungan yang terdiri atas sumberdaya
alam hayati, sumberdaya alam non hayati dan sumberdaya buatan, merupakan salah
satu aset yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.
Sebagai modal dasar pembangunan sumberdaya alam harus dimanfaatkan
sepenuh-penuhnya tetapi dengan cara yang tidak merusak, bahkan sebaliknya,
cara-cara yang dipergunakan harus dipilih yang dapat memelihara dan
mengembangkan agar modal dasar tersebut makin besar manfaatnya untuk
pembangunan lebih lanjut di masa mendatang.
Dalam
memanfaatkan sumber daya alam, manusia perlu berdasar pada prinsip
ekoefisiensi. Artinya tidak merusak ekosistem, pengambilan secara efisien dalam
memikirkan kelanjutan SDM. Pembangunan yang berkelanjutan bertujuan pada
terwujudnya keberadaan sumber daya alam untuk mendukung kesejahteraan manusia.
Maka prioritas utama pengelolaan adalah upaya pelestarian lingkungan, supaya
dapat mendukung kehidupan makhluk hidup. Bila sumber daya alam rusak atau musnah
kehidupan bisa terganggu
B.
Maksud dan Tujuan
Adapun
tujuan dari penulisan makalah ini yaitu dapat mengetahui klasifikasi sumber
daya alam dan manfaatnya serta upaya yang dilakukan untuk mengelolah sumber
daya alam untuk pembangunan nilai ekonomi dan dapat mengetahui pemanfaatan
sumber daya alam hayati.
C.
Rumusan Masalah
Adapun
Rumusan masalah yang akan dibahas dalam makalah ini adalah:
1. Pengertian
Sumber Daya Alam
2. Sumber
Daya Alam Bagi Pertumbuhan Ekonomi
D. Tujuan
Penulisan
Dari
beberapa pembahasan diatas dan Rumusan masalah maka tujuan penulisan Makalah
ini adalah
1. Dapat
mengetahui dan memahami pengertian dan bagian-bagian dari sumber daya alam
2. Dapat
mengetahui sumber daya alam apa sajah yang berpengaruh dan sangat menunjang
dalam pertumbuhan ekonomi
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian
Sumber Daya Alam
Sumber daya alam
adalah semua kekayaan bumi, baik biotik maupun abiotik yang dapat dimanfaatkan
untuk memenuhi kebutuhan manusia dan kesejahteraan manusia, misalnya: tumbuhan,
hewan, udara, air, tanah, bahan tambang, angin, cahaya matahari, dan mikroba (jasad
renik).
Pada dasarnya Alam mempunyai sifat yang beraneka ragam,
namun serasi dan seimbang. Oleh karena itu, perlindungan dan pengawetan alam
harus terus dilakukan untuk mempertahankan keserasian dan keseimbangan
tersebut. Semua kekayaan dibumi ini, baik Biotik maupun Abiotik yang dapat
dimanfaatkan untuk kesejahteraan manusia merupakan sumber daya alam. Tumbuhan,
hewan, Manusia, dan mikroba merupakan sumber daya alam Hayati, sedangkan faktor
abiotik lainnya merupakan sumber daya alam non Hayati.
B.
Sumber Daya Alam Bagi Pertumbuhan
Ekonomi
Sumber
daya alam dan tingkat perekonomian suatu negara memiliki kaitan yang erat,
dimana kekayaan sumber daya alamm secara teoritis akan menunjang pertumbuhan
ekonomi yang persat. Akan tetapi, pada kenyataanya hal tersebut justru angat
bertentangan karena negara-negara di dunia yang kaya akan sumber dya alamnya
seringkali merupakan negara dengan tingkat ekonomi yang rendah. Hal ini
disebabkan negara yang cenderung memiliki sumber pendapatan besar dari hasil
bumi memiliki kestabilan ekonomi sosial yang lebih rendah daripada
negara-negara yang bergerak disekktor industri dan jasa.
Hal
ini disebabkan negara yang cenderung memiliki sumber pendapatan besar dari
hasil bumi memiliki kestabilan ekonomi sosial yang lebih rendah dari pada
negara-negara yang bergerak di sektor industri dan jasa. Disamping itu, negara
yang kaya akan sumber daya alam juga cenderung memiliki teknologi yang kaya
akan sumber daya alam juga cenderung tidak memiliki teknologi yang memadai
dalam mengolahnya. Korupsi, perang saudara, lemahnya pemerintah dan demokrasi
juga menjadi faktor penghambar dari perkembangan perekonomian negara-negara
tersebut. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan pembenahan sistem
pemerintah, pengalihan investasi dan penyokongan ekonomi kebidang industri
lain, serta peningkatan transparasi dan akuntabilitas salam pemberdayaan sumber
daya alam. Contoh negara yang telah berhasil mengatasi hal tersebut dan
menjadikan kekayaan alam sebagai pemicu pertumbuhan negara adalah norwegia dan
bostwana.
Walaupun
suatu negara memiliki sumber daya alam yang berlimpah, belum secara alamiah,
penduduk memanfaatkan potensi sumber daya alam dalam berbagai bentuk aktivitas
sesuai dengan sumber daya alam yang dimilikinya. Aktivitas dalam memanfaatkan
sumber daya alam dapat dibagi kedalam enam aktivitas, yaitu (1) pertanian, (2)
perkebuan, (3) peternakan (4) perikanan (5) pertambangan dan (6) kehutanan.
1.
Aktivitas pertanian
Di
indonesia, aktivitas pertanian merupaka aktivitas utama yang dilakukan oleh sebagian
besar penduduknya. Keadaan tanah yang subur dan didukung iklimnya membuat
penuduk indonesia banyak mencari nafka pada aktivitas pertanian.
2.
Aktivitas perkebunan
Perkebunan
bertujuan untuk menghasilkan komoditas pertanian dalam jumlah besar. Dengan
alasan efektifitas, aktivitas perkebunan disertai dengan industri pengolahan
hasil perkebunan yang sengaja dibangun diarea perkebunan. Komoditas yang
dihasilkan biasaya diolah dan dikemas terlebih dahulu sebelum dijual
kekonsumen. Komoditas yang telah berkembang di indonesia diantaranya adalah
teh, kopi, cokelat, karet, eapa, dan kelapa sawit, lada, vanili, pala, cengkeh,
tembakau dan tebu
3.
Aktivitas peternakan
Budidaya
peternakan yang dikembangkan di Indonesia diantaranya sapi, kerbau, kuda, babi.
Selain itu masi banyak ternak lainnya yang dikembangkan oleh penduduk secara
mandiri, misalnya ayam, kambing, domba, dan lainnya.
4.
Aktivitas perikanan
Indonesia
memiliki sumber daya perairan yang sangat berlimpah. Curah hujan yang cukup
tinggi membuat wilayah yang memiliki sungai, danau, dan waduk. Tempat-tempat
tersebut sebagian telah dimanfaatkan oleh penduduk untuk aktivitas perikanan.
Tentu saja sumber daya alam perikanan yang jauh lebih besar adalah sumber daya
alam dilaut. Luas laut yang sangat besar atau dua pertiga dari luas wilayah
indonesia, menyimpan berbagai kekayaan alam, khususnya ikan.
5.
Aktivitas pertambangan
Perusahaan
pertambangan dikelolah oleh pemerintah maupun swasta. Banyak perusahaan swasta
dari luar indonesia yang juga ikut serta melakukan aktivitas penambangan dengan
perjanjian tertentu dan sistem bagi hasil dengan pemerintah indonesia. minyak
bumi dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, baik skala besr seperti PLN, maupun
untuk rumah tangga, industri, kendaraan bermotor. Selain dimanfaatkan untuk
konsumsi dalam negri, produksi minyak bumi dan gas alam indonesia juga diekspor
ke berbagai negara lain.
6.
Aktivitas kehutanan
Sumber
daya alam hutan merupakan sumber daya alam yang juga sangat berlimpah di
indonesia. hutan dimanfaatkan penduduk untuk berbagai keperluan, baik sebagai
sumber pangan, penghasil kayu bangunan ataupun berbagai keperluan, baik sebgai
sumebr pengaan penghasil kayu bangunan ataupun sebagai sumber tambang dana
mineral berharga. Pemanfaatan hutan selanjutnya dilakukan secara intensif
dengan mengambil secara besar-besaran sumber daya alam yang ada didalamnya.
C. Peran dan fungsi SDA hayati
terhadap pembangunan ekonomi
1) Menaikkan Produk Domestik Bruto (PDB)
Apabila
dilihat dari segi ekonomi, sektor pertanian ini mampu menaikkan PDB kita dan
membawa keuntungan. Hal ini terjadi apabila ditingkatkan hasil produksinya dan
mencari wilayah yang dianggap memiliki pangsa pasar yang luas.
Dilihat
dari segi kuantitas, wilayah Indonesia terdiri dari ±250 juta jiwa dapat
menjadi target utama pangsa pasar yang cukup ekonomis dan menguntungkan bagi
kita. Apalagi jika mampu menembus ke pasar luar yang membutuhkan barang-barang
hasil pertanian negara kita. Ini merupakan suatu perencanaan yang cukup bagus
dalam menembus pasar dunia, bahkan bisa meningkatkan pendapatan negara dari
sektor pertanian. Dari pembelajaran inilah kita bisa menentukan target yang
akan ditempuh kedepannya dengan memperhatikan pada sektor pertanian yang dianggap
kecil, namun sebenarnya bisa memberi peluang keuntungan yang besar.
Contoh:
Kelompok Tani dari Kabupaten Boyolali Jawa Tengah, merasa senang produk
Indonesia masuk ke luar negeri. Kelompok tani tersebut menyebutkan mulai
mengirim barang ke Singapura. Sejak Mei 2012, setiap minggu mereka bisa
mengirim sayur dan buah sebanyak 3 ton. Jika hal ini terus terjadi setiap
minggunya dan tidak hanya dari satu kelompok tani, otomatis pendapatan nasional
akan meningkat dan masyarakat pun bisa lebih sejahtera.
2) Penyedia Lapangan Pekerjaan
Peran
SDA hayati dalam bentuk produksi pertanian telah mampu menyediakan lapangan
pekerjaan yang cukup banyak. peran sektor pertanian terhadap penyerapan tenaga
kerja adalah sebesar 33 persen (BPS 2012). Ini merupakan angka yang cukup
besar. Tabel tersebut juga menunjukkan bahwa struktur tenaga kerja saat ini
masih didominasi oleh sektor pertanian.
3) Menyejahterakan Petani
Sektor
pertanian merupakan sumber utama kehidupan dan pendapatan masyarakat petani.
Menyejahterakan disini mengandung arti luas, mampu menumbuhkembangkan
partisipasi petani dan mampu meningkatkan keadaan sosial ekonomi petani melalui
peningkatan akses terhadap teknologi, modal, dan pasar.
4) Penyedia Pangan Masyarakat
Peranan
petani tidak dapat dilepaskan dalam kehidupan masyarakat. Mengapa demikian,
karena petani menjadi pemasok setiap kebutuhan pangan dari setiap anggota
keluarga dalam pemenuhan kebutuhan pokoknya sehari-hari.Tanpa adanya petani
manusia tentu tidak dapat memenuhi kebutuhannya bahkan harus mengimpor
barang-barang pangan dari luar. Di wilayah Indonesia profesi sebagai petani
mampu mengurangi angka pengangguran yang cukup besar, dimana sektor pertanian
terbuka secara luas asalkan memiliki modal dan pengetahuan yang cukup dalam
pengelolaaan usaha tani tersebut. Keterkaitan peran petani dengan masyarakat
bisa disamakan sebagai keterkaitan antara produsen dengan konsumen. Produsen
harus selalu menyediakan setiap saat barang-barang kebutuhan dari konsumennya.
Oleh karena itu terdapat saling ketergantungan antara peran petani dengan
masyarakat dalam pemenuhan setiap kebutuhan masyarakat.
5) Menjadi Basis Pertumbuhan Ekonomi
Sektor
pertanian menjadi salah satu dari unsur-unsur yang mengisi pertumbuhan
perekonomian di setiap negara. Sektor pertanian meski hanya menyumbang tidak
sampai dari ¼ pendapatan negara tetapi menjadi penopang terhadap pendapatan
dari setiap negara terutama di Indonesia yang tiap tahunnya mengekspor biji
mete, beras, dan berbagai bahan pokok lainnya dalam pangan menjadi pemasukan
devisa negara tiap tahunnya. Menurut laporan BPS, sektor ekonomi yang
menunjukkan nilai tambah bruto terbesar dalam PDB berdasarkan harga berlaku
triwulan I-2010 adalah sektor industri pengolahan sebesar Rp380,9 triliun,
kemudian sektor pertanian Rp239,4 triliun. Dari data tersebut dapat diartikan
bahwa sektor pertanian menempati peringkat ke-2 setelah sektor industri dalam
pendapatan negara tiap tahunnya. Melihat dari data BPS tersebut dapat
dikemukakan bahwa sektor pertanian merupakan sektor yang cukup menguntungkan
apabila ditingkatkan dan disebarluaskan pangsa pasarnya khususnya dalam
pemasaran produk- produk lokal negara kita sehingga tidak kalah saing dengan
produk-produk luar yang bermunculan saat ini.
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Konservasi sumber
daya alam hayati adalah pengelolaan sumber daya alam hayati yang pemanfaatannya
dilakukan secara bijaksana untuk menjamin kesinambungan persediaannya dengan
tetap memelihara dan meningkatkan kualitas keanekaragaman dan nilainya.(Pasal 1
angka 2 UU No.5 Th. 1990).
Kegiatan
konservasi dan sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya berasaskan pelestarian
dan kemampuan, serta pemanfaatan sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya secara
serasi dan seimbang. Asas tersebut merupakan landasan untuk mencapai tujuan,
yaitu mengusahakan terwujudnya kelestarian sumberdaya alam hayati serta
ekosistemnya dan selanjutnya dapat mendukung peningkatan kesejahteraan serta
mutu kehidupan manusia. Ketentuan konservasi di Indonesia tercantum dalam
Undang-undang No.5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan
ekosistemnya.
B. SARAN
Sebagai Warga
Negara Indonesia, sebaiknya kita dengan kesadaran diri ikut dalam pelaksanaan
konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan ekosistemnya. Agar lingkungan hidup kita
dapat terjaga dan terlestarikan dengan baik. Mulailah dari diri sendiri.
DAFTAR PUSTAKA
Tim penyusun bahn ajar PLH. 2009.
Pendidikan Lingkungan Hidup. Semarang : UNNES.
Syaidah, Hasan. 2012. Makalah
Pengetahuan Lingkungan (konservasi sumber daya alam).
http://hasansyaidahfrimmerlieben.blogspot.com/2012/01/makalah pengetahuan-lingkungan.html.8 Mei 2012
http://catatankuliah-ku.blogspot.co.id/2010/12/makalah-sumber-daya-alam.html
Reso Sudarmo, Sudjiran. (1958). Ilmu Bumi Alam.
Bandung
Tim Dosen IAD, 2004. Ilmu Alamiah Dasar (IAD). Makassar: Universitas Negeri Makassar.
